Rabu, 10 November 2010

Apa Arti Cinta Sesungguhnya?



Cinta..
Apa arti cinta itu? Mengapa bisa ada cinta di dunia ini?
Benarkah ada cinta sejati itu? 
Atau cinta itu hanya permainan kata semata?
Apakah kita semua mengerti apa arti cinta yang sesungguhnya??

Baiklah, mari kita telaah..
Apa arti cinta itu?
Banyak orang mengartikan cinta itu adalah rasa sayang yang tulus dan ikhlas serta rela melakukan apapun demi kebahagiaan orang yang dicintai..

Apakah benar ada cinta yang seperti itu?
Banyak orang berpikir tidak ada cinta seperti itu, dan tidak ada yang namanya cinta sejati. Tetapi marilah kita membuka mata kita. Sesungguhnya, cinta tersebut sudah ada di hadapan kita, terkadang kita buta akan hal tersebut. Kasih sayang dari orang tua. Itu lah cinta sejati, cinta yang abadi, yang kadang kita lupakan dan remehkan.

Mengapa bisa ada cinta di dunia ini?
Sulit sekali menjawab pertanyaan itu. Tapi sebaiknya, daripada kita memikirkan mengapa bisa ada cinta di dunia ini, lebih baik kita menebarkan cinta kita pada orang lain serta makhluk hidup lain. Karena itu akan lebih bermakna di bandingkan memikirkan mengapa ada cinta di dunia ini.

Cinta itu menyakitkan!!
Banyak pula yang menyatakan cinta itu menyakitkan. Banyak penyebab mereka bisa menyatakan hal tersebut. Akan tetapi penyebab utama mereka menyatakan hal tersebut adalah karena mereka tidak mengetahui apa makna cinta sesungguhnya. Makna sesungguhnya dari cinta tersebut adalah membahagiakan orang yang disayangi dan membahagiakan diri kita sendiri. Itulah makna pentingnya.

Janganlah kau berpikir tidak ada yang mencintaimu. Itu salah besar!! Pasti ada yang mencintaimu. Yakinlah!! Selain itu jangan hanya ingin di cintai, tapi marilah kita juga belajar untuk mencintai..

Mencintai tidak hanya pada manusia, tetapi makhluk lainnya juga, kita harus menebarkan rasa cinta kasih kita pada semua makhluk, agar semua makhluk hidup bahagia, termasuk diri kita sendiri. Betapa bahagianya jika di dunia ini kita saling mencintai dan mengasihi. Sungguh damai dunia.

Marilah kita tebarkan cinta kasih kita pada semua makhluk di dunia ini. Semoga semua makhluk hidup berbahagia..                               

Minggu, 07 November 2010

Tips Mengatasi Anak Malas Sekolah


Seringkali kita lihat anak yang malas kalau disuruh untuk berangkat ke sekolah. Sesekali anak malas untuk kesekolah adalah hal yang wajar, akan tetapi jika hal ini berlangsung terus menerus tentunya akan membawa dampak yang buruk bagi masa depan anak nantinya. Hal ini tentunya memerlukan penanganan yang bijak dari orang tua untuk menyadarkan arti pentingnya sekolah pada diri anak tersebut.

Rasa malas itu bisa muncul kapan saja. Hal terpenting yang harus dilakukan oleh orangtua jika anaknya menunjukkan tanda-tanda enggan ke sekolah, seperti malas bangun pagi, tak mau mengerjakan PR, pura-pura sakit dan lainnya, jangan prenah langsung dimarahi. Akan tapi kita harus mencari tahu penyebab anak melakukan hal yang demikian.
Banyak manfaat yang akan diperoleh jika orangtua tahu penyebab anak bosan sekolah. Orang taua akan bisa menangani dan menyadarkan mereka pentingnya sekolah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membangkitkan anak untuk mau sekolah lagi. Pertama cobalah beri gambaran pada anak bahwa sekolah sangat penting bagi kehidupanya kelak. Misalnya dengan mengatakan, “jika Adek ingin jadi dokter harus rajin sekolah, biar bisa mengobati mama kalau sakit.” Selain itu, orangtua juga bisa mengambarkan bahwa sekolah adalah kegitan yang menyenangkan. Contohnya dengan cara mengatakan, di sekolah kamu bisa bertemu dan bermain teman-teman. Dengan banyak teman kalau kamu kesulitan banyak yang menolong. Di sekolah juga ada tempat bermain yang asyik yang nggak kamu temui di rumah.
Kalaupun dengan tindakan itu, anak tetap berkeras tidak masuk sekolah, meskipun terpaksa, sesekali orangtua boleh menuruti keinginannya. Sebab jika dipaksakan sekolah, mungkin anak jadi BeTe dan akan merasa sekolah tak menyenangkan. Namun sebelumnya harus diberikan peringatan tegas dengan mengatakan, “untuk kali ini mama kasih ijin kamu nggak masuk sekolah, tapi adek harus cerita kenapa nggak mau sekolah.” Dengan cara tersebut, anak diberi kesempatan untuk mengutarakan alasannya, dan tidak hanya dipandang sebagai objek yang harus selalu menuruti apapun kemauan orangtua.
Banyak hal yang penyebabnya. Misalnya karena beban pelajaran yang terlalu berat, terlalu banyak les, lingkungan sekolah yang tidak menyenangkan, jarak sekolah terlalu jauh dan sebagainya. Jika orangtua tahu penyebabnya adalah beban pelajaran yang berat, orang tua harus aktif mengetahui tugas apa saja yang diberikan guru pada anak. Periksalah kapan waktu penyerahan tugas yang ditentukan guru, bimbing dan koreksi anak dalam mengerjakan PR. Jika tahu penyebabnya kita bisa memberikan solusi terbaik buat anak.
Anak Malas Sekolah dan Solusinya
Lingkungan Tak Menyenangkan
Bisa jadi lingkungan tempatnya belajar tak menyenangkan buat anak. Contohnya saat di sekolah ia sering dijahili atau diejek oleh temannya, bahkan dimintai uang, sehingga anak jadi takut. Hal ini yang paling sering terjadi. “Bila ini menimpa anak, orangtua harus segera melapor dengan pihak sekolah agar segera diatasi.” Selain itu orangtua harus memberikan bimbingan agar anak tumbuh kepercayaan dirinya dan tidak trauma.
Caranya? Menumbuhkan rasa percaya diri anak kembali. Katakan bahwa ia patut mensyukuri apa yang dimilikinya sekarang. Tidak perlu minder. Cobalah tumbuhkan rasa percaya diri padanya dengan menunjukkan kelebihan-kelebihan yang ia miliki. Misalnya, “Nak, kamu nggak perlu kecil hati jika diejek teman. Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan yang berbeda-beda. Meski kamu tidak pandai main sepakbola tapi suara kamu kan merdu. Tidak semua teman kamu punya suara semerdu kamu, lho!” Dorongan semangat seperti ini akan membuat rasa percaya diri anak kembali tumbuh.

Terlalu Banyak Les
Terlalu banyak les tambahan untuk mendongkrak nilai atau membuat anak pintar akan tetapi juga bisa membuat anak malas atau bosan ke sekolah. Bagaimana tidak jenuh, jika setiap waktu hanya dihabiskan dengan buku dan buku terus.
Memang wajar bila orang tua ingin buah hatinya pintar. Tetapi keinginan ini harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anak. Ingat, setiap anak adalah pribadi yang unik dan berbeda. Ada anak yang senang dengan aneka les tambahan, namun ada pula yang tidak. Jika pelajaran tambahan dibutuhkan, bimbinglah anak belajar di rumah dalam suasana yang tenang. Bila anak menampakkan tanda-tanda jenuh, istirahatkan sejenak. Dengan demikian ia merasa tidak terbebani. “Yang terpenting, saat mengajarinya jangan pernah mengucapkan kata-kata yang memberi label buruk pada anak, seperti: Bodoh, gitu saja tidak bisa! Pemberian label ini akan berdampak tidak baik untuk perkembangan mentalnya.”

Jarak Sekolah Jauh
Jarak sekolah yang terlampau jauhpun bisa membuat anak emoh sekolah. Kebanyakan orangtua kurang memperhitungkan jarak rumah dengan sekolah. Banyak dari mereka yang memasukan anaknya ke sekolah dengan alasan, sekolah favorit, dan bagus. Sehingga jarak tempuh lupa diperhatikan. Padahal kata Desi, untuk ukuran anak SD jarak sekolah yang terlalu jauh dari rumah bisa membuat anak lelah ketika sampai di sekolah.
Bayangkan saja mereka harus bangun lebih pagi untuk bisa sampai di sekolah tanpa terlambat. Lama kelamaan tentu ia akan jenuh. Sehingga merasa waktunya hanya dihabiskan untuk sekolah saja. Padahal untuk anak usia SD suasana berangkat dan pulang sekolah adalah harus menyenangkan.
Lantas sejauh mana jarak ideal antara rumah dan sekolah? “Jangan lebih dari 15-30 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan,”. Lebih dari itu, anak hanya akan merasa lelah. “Jangankan anak seumur itu, kita yang dewasa pun capek kalau harus menempuh perjalanan yang makan waktu 1 jam.” Orangtua harus menemukan cara agar anak bisa nyaman selama di perjalanan, misalnya dengan menyewa jasa penjemputan. Jasa penjemputan pun jika waktu tempuhnya terlalu lama bisa membuat anak jenuh. Usahakan anak semangat saat berangkat ke sekolah, karena suasana menyenangkan saat berangkat membuat anak bersemangat menerima pelajaran.

Kurang Perhatian
Kesibukan orangtua yang bekerja sehingga tak punya waktu untuk membimbing dan memperhatikan pendidikan anaknya pun memicunya malas bersekolah. Saking sibuknya, ayah dan ibu sering menyerahkan segala urusan sekolah pada pengasuh ataupun guru. Bahkan tak jarang karena sibuk orangtua tak sempat menghadiri acara yang harusnya dihadiri orangtua. Akibatnya anak sering mendapat teguran dari guru dan ejekan dari teman-temannya yang seolah-olah menghakiminya. Ini bisa membuatnya malu pada teman-tamannya, dan akhirnya malas untuk berangkat sekolah.
Untuk mengatasi rasa bosan ke sekolah, orangtua harus bisa memberi perhatian, bimbingan belajar pada anak, sehingga ia merasa diperhatikan. Jadi anak merasa sekolah bukan beban, dan mereka kan berangkat ke sekolah dengan hati rian

Jumat, 08 Oktober 2010

TIPS “PACARAN YANG ISLAMI”

1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)
“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu’ah Al Manahi Asy Syari’ah 2/102]
“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)
2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya
“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.” [HR Bukhori: 1088, Muslim 1339]
3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh  kecuali si wanita ditemani mahramnya
“…..jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341]
4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan,  jangan meraba,  jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan
 ”Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)
Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa’i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]
5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya
“Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (Al Qur’an Surat An Nur ayat 30)
“…zina kedua matanya adalah memandang….” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)
6.  Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32)
“Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (H.R. Muslim dan Abu Dawud)
7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok
“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).
“Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (H.R. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih.)
WARNING:
sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran, misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…
 
Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…



                                                                                                         PHY & DHY

Selasa, 05 Oktober 2010

Lihat Q dI sIni. . . 
Kau Lukai hati Dan Perasaan Ini... 
Tp eNtah MengaPha... 
Q bsa MemBerIkan 5f Pada Mu... 
MunGkin KareNa CinTa... 
Pada Mu TuluS daRi DasaR Haty qw... 
MunGkin Karena Q b'hrp Kau dPt mangErti Cinta... 
Lihat Q di Sini... 
Bertahan Walau Kau sllu mEnyakiti... 
HingGa aiR mata Ku... 
Tk dpt Menetes dan Hbs t'urai 
Mkn Karena Cinta 
Pd Mu tulus Dri daSar Hati qw... 
Mkn karena Q b'hrp Kau dpT MenGerti Cinta.... 
Meski Kau trZ saKiti Q.... 
Cinta Ini akan Sllu m'5f'n.... 
Dan Q prcya nnty EngKau.... 
MengeRty Bila Cinta qw tk'n Maty.....

Aku Ingin Balas Dendam!!

Aku tahu kamu ada di sana

Aku tahu kamu sedang melihatku
Menatapku yang ringkih dan mati
Tanpa sempat berucap lagi

Aku tahu kamu bersama tubuhku
Aku tahu kamu membenciku
Karena itu kau membunuhku
Lepaskan jiwa dari tubuhku

Aku tahu kamu ada di sini
Aku tahu kamu tak dapat melihatku
Tiba-tiba aku merasa marah
Dan kau berada di depanku

"Kenapa kau bunuh aku?
Kenapa kau cabut nyawaku?
Kau bukan Tuhan
Lantas kenapa kau bunuh aku?"

Aku tahu aku akan menangis
Aku tahu aku harus pergi
Tapi aku masih belum ingin pergi
Aku masih harus balas dendam

...
...
...
...

Aku tahu kau akan membenciku
Tapi aku tak mau perduli
Karena kini, dendamku telah terbalaskan
Oleh bibirku yang berlumur darahmu...

Senin, 04 Oktober 2010

Dari Hati

  andai engkau tahu
bila menjadi aku
sejuta rasa dihati
lama tlah kupendam
tapi akan kucoba mengatakan



  ku ingin kau menjadi milikku
entah bagaimana caranya
lihatlah mataku untuk memintamu
ku ingin jalani bersamamu
coba dengan sepenuh hati
ku ingin jujur apa adanya
dari hati



  kini engkau tahu
aku menginginkanmu
tapi takkan kupaksakan
dan kupastikan
kau belahan hati bila milikku



  menarilah bersamaku dengan bintang-bintang
sambutlah diriku untuk memelukmu